Telur Asin

bingkisan

Pada prakteknya membeli SR TELUR ASIN memiliki beragam motivasi :

  • PRIBADI
    dikonsumsi sendiri
  • BUAH TANGAN
    ketika bersilahturahmi. Juga, usai kunjungan dari Surabaya
  • BINGKISAN
    sebagai wujud adanya perhatian, sekaligus demi tetap terjaganya jalinan hubungan. Ini menjadi sangat berarti, ketika upaya tatap muka makin sulit dijalani, karena tekanan kesibukan yang tak pernah berhenti.

TETAP KALANGAN TERTENTU
Sebagai bingkisan, kiranya ini hal yang wajar. Sejak “tempoe doeloe” telur asin memang sebagai menu tradisional yang memiliki kelas tersendiri. Pasarnya hanya kalangan tertentu.

Pada tahun 1996, misalnya, meski harga telur asin masih Rp 300/ butir, itu pun bagi orang kebanyakan berkecenderungan menikmatinya hanya ketika sedang “berbahagia”, di kereta api atau perjalanan jauh. Ketika ada duit lebih.

Sekarang pun tidak ada bedanya. Maka bila SR TELUR ASIN diper-untuk-an sebagai bingkisan, itu merupakan hal yang biasa, realistis dan memang “bernilai”.